Mengenal UML 2.4
UML
adalah singkatan dari U nified M odeling L anguage. Ini
adalah bahasa yang kaya untuk memodelkan solusi perangkat lunak, struktur
aplikasi, perilaku sistem, dan proses bisnis. Ada 14 jenis diagram
UML untuk membantu Anda memodelkan struktur yang akan digunakan sesuai
kebuthan penggunanya.
Daftar
Jenis Diagram UML
Jadi
apa saja jenis diagram UML yang berbeda? Ada dua kategori utama; Struktur
diagram dan Behaviour diagram.
Structure
Diagram terdiri
dari:
– Class
Diagram
Class diagram adalah visual dari struktur sistem program pada
jenis-jenis yang di bentuk. Class diagram merupakan alur jalannya database pada
sebuah sistem.
Class diagram merupakan penjelasan proses database
dalam suatu program. Dalam sebuah laporan sistem maka class diagram ini wajib
ada.
Menurut Para ahli Satzinger (2011:28) Diagram kelas atau class
diagram menjelaskan struktur sistem dari segi pendefinisian class-class
yang akan dibuat untuk membangun sebuah sistem.
– Object
Diagram
Object
Diagram adalah diagram menghasilkan gambaran struktur model sebuah sistem,
dalam kurun waktu tertentu. Diagram objek yang berasal dari class diagram,
sehingga object diagram tergantung pada class diagram.
Object
Diagram, biasanya disebut sebagai Instance diagram, karena sangat mirip dengan
class diagram. Seperti class diagram, Object Diagram juga mengerahkan
hubungan antara objek, tetapi Object Diagram memakai contoh-contoh dunia
nyata.
Object diagram dipakai untuk mengambarkan bagaimana
sistem akan terlihat seperti pada waktu tertentu. Karena ada data yang tersedia
di object diagram sering dipakai untuk menjelaskan hubungan yang kompleks
antara objek.
– Package
Diagram
Package
Diagram (diagram paket) adalah sekelompok elemen-elemen model. sebuah paket
dapat berisi elemen-elemen model yang berlainan, termasuk paket-paket untuk
menciptakan/menggambarkan sifat hiraki. sebuah paket diberi nama yang
menggambarkan isinya. oleh karena itu package dapat digunakan untuk beberapa
keperluan dan kebutuhan.
–
Deployment Diagram
Deployment
diagram adalah salah satu jenis alat atau bahasa (UML) yang digunakan untuk
memvisualisasikan, menspesifikasikan, dan mendokumentasikan proses yang terjadi
pada suatu sistem perangkat lunak berbasis Object Oriented yang akan dibangun.
Tujuan atau fungsi dari deployment diagram yaitu untuk
menggambarkan/memvisualisasikan secara umum proses yang
terjadi
pada suatu sistem/software.
– Component
Diagram
Diagram komponen atau component diagram dibuat untuk
mengambarkan struktur dan ketergantungan antara kumpulan komponen dalam sebuah
sistem.
Pengertian
komponen dalam UML merupakan hal-hal fisik dari program yang akan digambarkan
(modelkan) dan ada ketika sistem dijalankan.
– Composite
Structure Diagram
Composite Structure Diagram adalah diagram yang menggambarkan
struktur internal dari pengklasifikasi terstruktur dengan menggunakan bagian,
pelabuhan, dan konektor.
Sebuah penggolong terstruktur mendefinisikan
pelaksanaan penggolongan dan dapat mencakup kelas, komponen, atau penempatan
node.
Anda dapat memakai Composite Structure Diagram untuk
menunjukkan rincian internal penggolongan dan untuk menggambarkan objek dan
peran yang bekerja sama untuk melakukan perilaku yang mengandung penggolongan.
Sebuah Composite Structure Diagram mirip dengan class
diagram, tetapi menggambarkan bagian-bagian individu, bukan seluruh kelas.
Sebelum Anda dapat menentukan struktur internal penggolongan, Anda juga harus
menunjukkan wadah struktur atau membuka sebuah Composite Structure
Diagram.
Anda kemudian dapat memodelkan bagian-bagian yang
mewakili hal yang mengandung penggolongan . Anda dapat menambahkan konektor
untuk menghubungkan dua atau lebih bagian dalam hubungan asosiasi atau
ketergantungan.
Behavior
Diagram terdiri
dari:
– Activity
Diagram
Activity diagram ialah sesuatu yang menjelaskan
tentang alir kegiatan dalam program yang sedang dirancang, bagaimana proses
alir berawal, keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana sistem akan
berakhir.
Activity diagram juga dapat menjelaskan metode paralel
yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram adalah state
diagram khusus, yang mana state ini berfungsi sebagai action dan sebagian besar
transisi ditrigger oleh akhir state sebelumnya (internal processing).
– Sequence
Diagram
Sequence Diagram adalah suatu diagram yang menjelaskan interaksi objek
dan menunjukkan (memberi tanda atau petunjuk) komunikasi diantara objek-objek
tersebut.
Sequence diagram digunakan untuk menjelaskan perilaku
pada sebuah skenario dan menggambarkan bagaimana entitas dan sistem
berinteraksi, termasuk pesan yang dipakai saat interaksi. Semua pesan
digambbarkan dalam urutan pada eksekusi.
Sequence diagram berkaitan erat dengan Use Case
Diagram, yang mana 1 Use Case akan menjadi 1 Sequence Diagram.
– Communication
Diagram
Communication
Diagram adalah suatu diagram yang mengambarkan struktur interaksi yang terdapat
disekitar objek (seperti halnya sequence diagram) dan hubungannya terhadap yang
lainnya.
Communication Diagram lebih mengedepankan peran setiap objek
dan bukan pada waktu pengiriman pesan (message).
Communication
diagram mirip dengan sequence diagram. Yang membedakan Communication diagram
dari yang lain adalah diagram yang mengarahkan objek-objek dan asosiasi dengan
objek-objek yang lain dalam sistem bersamaan dengan interaksinya. Asosiasi
ini tidaklah dijelaskan dalam sequence diagram.
– Interaction
Diagram
Interaction
Diagram digunakan untuk memodelkan interaksi objek di dalam sebuah use
case.
- Untuk
endeskripsikan behaviour/perilaku dari use case digunakan interaction diagram.
- Dalam
mendefinisikan sekumpulan objek-class message digunakan class diagram dari
interaction diagram.
- Untuk
mempresentasikan alur kerja dari interaction diagram digunakan Activity
Diagram.
- Untuk
perbaikan behaviour objek dari interaction diagram, digunakan State Diagram
Ada dua
macam bentuk Interaction Diagram, yaitu :
a. Sequence
Diagram.
Sequence
digram menampilkan interaksi antara suatu objek dengan objek yang lainnya,
bagaimana suatu message (pesan) dikirimkan dari suatu objek ke objek yang
lainnya, dengan penekanan lebih pada urutan kejadian menurut waktu.
Sequence
diagram terdiri atas dimensi verikal (waktu) dan dimensi horiontal (objek-objek
yang terkait.
Sequence
diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian
langkah-langkah yang dilaukan sebagai response dari sebuah event untuk
menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas
tersebut. Proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output
apa yang dihasilkan.
b.
Collaboration Diagram.
Collaboration
diagram juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram,
tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu
penyampaian message, dengan penekanan lebih pada pengorganisasian kelas
dan interaksinya
Penggunaan
Interaction Diagram
Kapan
Interaction Diagram Digunakan?
-
Ketika Menangkap kebutuhan pemakai, yaitu :
·
Menggambarkan perilaku beberapa objek di dalam use case tunggal.
·
Menunjukkan kerja sama/kolaborasi antar objek
-
Setelah selesai menguraikan perilaku objek dilengkapi dengan state dan
activity diagram.
Interaction
Diagram tidak digunakan.
-
Untuk definisikan secara tepat perilaku/behaviour dari single class, tetapi
digunakannya state diagram.
-
Jika ingin menggambarkan perilaku banyak use case atau banyak threads, tetapi
menggunakan activity diagram.
– Timing
Diagram
Memperlihatkan interaksi ketika tujuan utama diagram
adalah waktu. Menggambarkan perubahan dalam state atau kondisi dari
pengelompokkaninstance atau tugas berlebihan. Biasanya dipakai untuk
memperlihatkan perubahan dalam state objectberlebihan dalam merespon ke external
events. Dipakai untuk memperlihatkan perilaku dari sebuah/ beberapa object
melaluiperiode waktu.
Ada 2 jenisTiming diagram yaitu
Concise/simple notation: Dipakai untuk mengeksplorasi
sebuah/beberapa object melalui periode waktu
Robust notation
– Behavior
State Machine
State machine diagram adalah diagram yang
menggambarkan perubahan dan transisi keadaan (dari satu status ke status
lainnya) sebuah objek pada program sebagai akibat dari stimulan yang diterima.
State machine diagram berfungsi untuk memodelkan
metode/behavior (lifecycle) sebuah kelas atau objek menunjukkan urutan
kejadian sesaat (status) yang dilewati sebuah objek, transisi dari sebuah
status ke status lainnya.
Diagram
status mengga,barkan seluruh state/status yang membolehkan objek-objek dalam
kelas dapat dipunyai dan kejadian yang memicu status berubah. Perubahan dalam
suatu status juga disebut transisi (transition).
Suatu transisi juga dapat memiliki sebuah aksi yang
disalurkan pada status, lebih spesifik apa yang harus dilakukan dalam
hubungannya dengan transisi status.
Pada diagram ini, perilaku program (sistem)
ditunjukkan. Sebuah status ialah kondisi selama hidup objek atau interaksi
selama memenuhi suatu kondisi, menjalankan suatu aksi, atau menunggu suatu
kejadian.
– Protocol
State Machine
Selalu
di definisikan dalam hal menentukan Operasi pengklasifikasi
mana yang dapat dipanggil, di Status mana ,
dan di bawah kondisi apa, sehingga menentukan urutan panggilan yang diizinkan
pada operasi pengklasifikasi.
Mesin Negara Protokol menyajikan Transisi
yang mungkin dan diizinkan pada contoh pengklasifikasi
konteksnya, bersama dengan Operasi yang
membawa Transisi .
Dengan
cara ini, siklus hidup instance dapat dibuat untuk pengklasifikasi, dengan
menentukan urutan di mana Operasi dapat
diaktifkan dan Status yang
digunakan untuk kemajuan instance selama keberadaannya.
– Use
Case Diagram
Use
Case diagram adalah suatu urutan interaksi yang saling berkaitan antara sistem
dan aktor. Use case dijalankan melalui cara menggambarkan tipe interaksi antara
user suatu program (sistem) dengan sistemnya sendiri. Use case melalui sebuah
cerita yang mana sebuah sistem itu dipakai. Use case juga dipakai untuk
membentuk perilaku (behaviour) sistem yang akan dibuat. Sebuah use case menggambarkan
sebuah interakasi antara pengguna (aktor) dengan sistem yang sudah ada.
Dan berikut adalah penjelasan mengenai Struktur diagram dan Behaviour diagram. lalu kenapa bisa menjadi dibagi 2, yaitu karena perbedaan fungsi :
Structure diagram digunakan untuk menggambarkan suatu struktur statis dari sistem yang dimodelkan .
Behaviour diagram digunakan untuk menggambarkan kelakuan sistem atau rangkaian perubahan yang terjadi pada suatu sistem.
Komentar
Posting Komentar